BUBO5 (Buka Bersama On The Screen)

Buka Bersama on the Screen (Bubos) yang digagas Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat beserta Jabar Bergerak, Tim Penggerak PKK Jawa Barat, dan sederet sponsor, masuk Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai kegiatan Tadarus dan Buka Puasa Bersama dengan peserta terbanyak melalui video conference.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bubos merupakan program yang mencuatkan nilai-nilai kebersamaan sekaligus memuliakan bulan suci Ramadan. Emil –sapaan akrab Ridwa Kamil—menilai bahwa Bubos menampakkan wajah bangsa Indonesia yang sesungguhnya. 

“Inilah wajah Indonesia yang sebenarnya. Kita melaksanakan buka bersama serentak di 27 Kota/Kabupaten, kemudian tadarus serentak juga mendapatkan rekor ORI juga,” ucapnya di area Gedung Sate, Kota Bandung.

Beradaptasi dengan situasi pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menjalin silaturahmi dengan anggota masyarakat melalui kegiatan bertajuk Buka Puasa On The Screen (Bubos) 2021. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring dan luring (hybrid).  Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kami mengatakan, pihaknya ingin menjangkau kebaikan selama Ramadan dengan tidak berkumpul ramai tetapi tetap dalam kebersamaan.  “Buka bersama yang biasanya on the street menjadi on the screen dilaksanakan di 27 kota/kabupaten. Ini akan menjadi tradisi bahwa kebaikan itu kalau dilakukan bersama-sama akan menjadi hal luar biasa,” ujarnya menurut keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (25/5/2021). Baca juga: Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa Pada Sabtu (24/4/2021), Bubos 2021 diselenggarakan untuk kelima kalinya. Pada kesempatan tersebut Pemprov Jawa Barat menjangkau 680.000 warga. Bubos 5 melibatkan 100.000 orang dengan rincian 1.000 perangkat daerah (pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota), Jabar Bergerak, 45 perusahaan swasta, serta anggota Pramuka. Kemudian, ada pula 27.000 pegiat Rantang Cinta, 50.000 pegiat Rantang Siswa, 50 keluarga di Kompleks Bataru (Bakti Padamu Guru), anggota komunitas seperti Viking Persib Club dan komunitas pengemudi ojek daring, serta elemen masyarakat lain. “Hari yang sangat istimewa. Ada pembagian bingkisan untuk 680.000 warga di 27 kota/kabupaten yang dilakukan secara serentak oleh anak-anak sekolah bersama para pegawai negeri sipil (PNS) dalam konsep yang disebut Rantang Cinta,” imbuhnya. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini pun mengapresiasi relawan yang dengan kemampuannya memberikan yang terbaik untuk menyukseskan program ini, yakni berbagi ke sesama. “Ada yang menyumbang rantang, ada yang hanya sepotong cokelat saya dengar. Tapi apa pun itu membuat saya terharu. Berbagi adalah kemuliaan dan tangan di atas selalu lebih mulia daripada tangan di bawah,” tuturnya. Baca juga: Dilarang Mudik, ASN Pemda Jabar Harus Jadi Contoh Baik bagi Masyarakat Selain berbagi makanan, Bubos 5 juga berbagi apresiasi kepada orang-orang yang dianggap telah melakukan hal yang berarti di tengah pandemi Covid-19. Mereka adalah para pahlawan, seperti tenaga medis, guru, dan personel keamanan dari TNI/Polri. Hadiah yang diberikan, di antaranya sejumlah rumah gratis dari para developer, serta motor dari perusahaan otomotif yang menjadi sponsor. “Mudah-mudahan bentuk hadiah motor dan rumah gratis ini bisa meringankan beban dan rasa terima kasih kami. Sebagai bentuk apresiasi kami yang luar biasa karena sudah berjuang selama Covid-19,” katanya. Sementara itu, istri Gubernur Jawa Barat yang menjabat sebagai Ketua Jabar Bergerak, Atalia Praratya tidak dapat berpartisipasi penuh karena masih diisolasi mandiri setelah dinyatakan positif Covid-19. Namun, Atalia sempat memberikan sambutan secara virtual.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Selenggarakan Bubos Kelima Kalinya, Pemprov Jabar Berbagi Makanan kepada 680.000 Warga”, Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/04/25/18150071/selenggarakan-bubos-kelima-kalinya-pemprov-jabar-berbagi-makanan-kepada.
Penulis : Inang Jalaludin Shofihara
Editor : Sheila Respati

Leave a Reply

Your email address will not be published.